Software Akuntansi Perkebunan Kelapa Sawit

Perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu komoditi bagi perekonomian Indonesia. Indonesia merupakan penyumbang terbesar CPO (Crude Palm Oil = Minyak Kelapa Sawit) yang di tahun 2015 diperkirakan Indonesia telah memproduksi CPO sebanyak 31,5 ton. Dengan tanah yang subur dan banyak lahan, perkebunan kelapa sawit memang sangat menjanjikan di Indonesia. Dengan banyaknya pekerjaan yang dapat terjadi di lapangan, perusahaan wajib memiliki software akuntansi perkebunan kelapa sawit.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini telah banyak software akuntansi yang bermunculan di pasaran. Seperti yang kita ketahui, software akuntansi secara garis besar terbagi menjadi 2, yaitu software akuntansi paket dan software akuntansi customize. Untuk perusahaan kelapa sawit sendiri, sebenarnya software akuntansi paket sudah cukup bisa mengakomodir pencatatan sehari-hari perusahaan perkebunan. Hanya perlu menyesuaikan saja dengan fitur yang ada di software akuntansi tersebut. Sedangkan bila menggunakan software akuntansi customize, mungkin lebih bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan perkebunan tersebut, namun pastinya membutuhkan biaya yang jauh lebih mahal untuk pembuatan sistem, training dan manitenance software akuntansi perkebunan kelapa sawit.

Software akuntansi perkebunan kelapa sawit beberapa modul dan fitur untuk penginputan transaksi perusahaan perkebunan seperti Jurnal Voucher, Other Payment, Other Deposit, Purchase, Sales, Inventory Adjustment, Job Costing sampai modul manufaktur (khusus varians enterprise/pabrikasi).

 

Secara umum, aktivitas transaksi perusahaan perkebunan terbagi dalam beberapa tahap antara lain:

  1. Tahap Pembibitan
  2. Tahap Persiapan Lahan
  3. Tahap Penanaman dan Pemindahan Bibit ke Area Lahan
  4. Tahap Perawatan dan Pemupukan
  5. Panen dan Penanganan Hasil Panen
  6. Tahap Pengolahan Hasil Panen

Pada tahap pembibitan sampai tahap perawatan dan pemupukan, banyak transaksi yang bisa kita input dengan modul Jurnal Umum (Jornal Voucher). Tinggal pembuatan jurnalnya saja yang kita harus pahami dengan baik di setiap transaksi tersebut. Dan juga untuk Chart of Account (COA) perusahaan perkebunan, biasanya terdapat akun Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Siap Produksi (TSP). Semua pengeluaran biaya untuk pembibitan, pemupukan, dan lain sebagainya sebelum pohon/kebun kita panen bisa kita alokasikan ke akun TBM. Sementara ketika tanaman tersebut sudah mampu menghasilkan maka bisa kita reklas TBM dari tanaman tersebut ke akun TSP. Akun TSP ini biasanya masuk kategori Aktiva Tetap yang mana nantinya bisa disusutkan.

Secara sistem semua transaksi yang berkaitan dengan perkebunan kelapa sawit ini dapat dilakukan di EASY Accounting. EASY Accounting merupakan software akuntansi paket yang sudah lengkap dan dapat digunakan untuk perkebunan. Untuk TBM ini bisa kita input jurnalnya di menu Journal Voucher di dalam EASY Accounting. Untuk pembelian bibit, pupuk, pestisida, dan lainnya bisa diinput melalui modul Purchase (Pembelian), gunanya diantaranya agar kita bisa kontrol stock dan hutang kita ke supplier. Saat pemakaian pupuk, bibit, pestisida, dan lainnya bisa kita input di menu Job Costing untuk mengalokasikan biaya tersebut ke akun TBM, jadi stock pupuk, bibit, pestisida, dll akan berkurang dan biayanya teralokasi ke akun TBM. Sementara pada saat tanaman sudah menghasilkan, kita bisa gunakan modul Fixed Asset untuk mengalokasikan nilai TBM menjadi TSP, agar semua TSP bisa menjadi asset yang bisa disusutkan secara otomatis oleh EASY Accounting sesuai dengan umur ekonomisnya.

Pada saat panen, biasanya semua unsur biaya yang dikeluarkan saat proses pemanenan sampai Tandan Buah Segar (TBS) siap disetorkan ke pabrik pengolahan bisa menjadi ukuran nilai persediaan TBS tersebut. Di EASY Accounting semua transaksi ini bisa diinput di modul Journal Voucher, Other Payment, dan Inventory Adjustment.

Software Akuntansi Perkebunan Kelapa Sawit

Selanjutnya bila kita sampai ke tahap pengolahan hasil panen tersebut menjadi minyak atau hasil lainnya di EASY dengan menggunakan module Job Costing ataupun module Manufacture. Disini, kita mencatat semua transaksi dari bahan baku hingga menjadi barang jadi. Dan terakhir untuk penjualan hasil pengolahan tersebut di EASY Accounting bisa menggunakan modul Sales dimana kita akan bisa melihat nilai penjualan, Piutang, dan HPP barang yang terjual.

Berikut ini beberapa tampilan EASY Accounting:

Jika ada yang kurang jelas mengenai Software Akuntansi Perkebunan Kelapa Sawit, Anda dapat menghubungi kami. Kami dapat mempresentasikan software ini ke tempat Anda, FREE.

Kami adalah konsultan penjualan resmi untuk EASY Accounting Software untuk seluruh Indonesia mulai dari Aceh, Padang, Jambi, Bengkulu, Medan, Palembang, Bangka Belitung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Pontianak, Balikpapan, Manado, Makasar sd. Jayapura. Dapatkan info lebih lanjut dari kami dengan menghubungi email info@akuntanesia.net atau telp 081995302077 dengan tim kami yang siap membantu Anda. Demikianlah informasi mengenai software akuntansi perkebunan kelapa sawit.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *