Perhitungan Lembur Depnaker 2017

Lembur adalah hal yang sangat wajar dan sering terjadi di perusahaan. Karena pekerjaan yang belum selesai ataupun adanya deadline yang sudah menunggu mengharuskan karyawan untuk bekerja lebih lama di kantor. Biasanya di perusahaan menerapkan lembur yang bervariasi. Ada yang hitung secara flat nilai lemburannya ada juga yang sesuai peraturan Depnaker. Disini kami ingin menjelaskan mengenai Perhitungan Lembur Depnaker 2017 yang terbaru.

Waktu kerja lembur adalah waktu kerja yang melebihi 7 jam sehari untuk 6 hari kerja dan 40 jam dalam seminggu atau 8 jam sehari untuk 8 hari kerja dan 40 jam dalam seminggu atau waktu kerja pada hari istirahat mingguan dan atau pada hari libur resmi yang ditetapkan Pemerintah (Pasal 1 ayat 1 Peraturan Menteri no.102/MEN/VI/2004). Waktu kerja lembur hanya dapat dilakukan paling banyak 3 jam/hari dan 14 jam dalam 1 minggu diluar istirahat mingguan atau hari libur resmi.

Ketentuan tentang waktu kerja lembur dan upah kerja lembur diatur dalam Undang –Undang no.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 78 ayat (2),(4), pasal 85 dan lebih lengkapnya diatur dalam Kepmenakertrans no.102/MEN/VI/2004 mengenai Waktu dan Upah Kerja Lembur. Perhitungan Upah Lembur didasarkan upah bulanan dengan cara menghitung upah sejam adalah 1/173 upah sebulan.

Berdasarkan ketentuan yang tertuang dalam Kepmenakertrans No. 102/MEN/VI/2004 , Rumus perhitungan upah lembur adalah sebagai berikut:

  • Jika lembur pada hari kerja (Senin-Jumat)
Jam LemburRumusKeterangan
Jam Pertama

Jam Ke-2 & 3

1,5  X 1/173 x Upah Sebulan

2   X 1/173 x Upah Sebulan

Upah Sebulan adalah 100% Upah bila upah yang berlaku di perusahaan terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap.

Atau 75% Upah bila Upah yang berlaku di perusahaan terdiri dari upah pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. Dengan ketentuan Upah sebulan tidak boleh lebih rendah dari upah minimum

Contoh:

Jam kerja Wahyu adalah 8 jam sehari/40 jam seminggu. Ia harus melakukan kerja lembur selama 2 jam/hari selama 2 hari. Gaji yang didapat Wahyu adalah Rp. 2.000.000/bulan termasuk gaji pokok dan tunjangan tetap. Berapa upah lembur yang didapat Wahyu?

Wahyu hanya melakukan kerja lembur total adalah 4 jam. Take home pay Wahyu berupa Gaji pokok dan tunjangan tetap berarti Upah sebulan = 100% upah

Sesuai dengan rumus maka Upah Lembur Wahyu :

Lembur jam pertama :

2 jam x 1,5 x 1/173 x Rp. 2.000.000 = Rp. 34.682

Lembur jam selanjutnya :

2 jam x 2 x 1/173 x Rp. 2.000.000 = Rp. 46.243

Total uang lembur yang didapat Wahyu adalah

Rp. 34.682 + Rp. 46.243 = Rp. 80.925

  • Jika lembur pada hari libur/istirahat
PERHITUGAN UPAH LEMBUR PADA HARI LIBUR/ISTIRAHAT
JAM LEMBURKETENTUAN UPAH LEMBURRUMUS
6 Hari Kerja per minggu (40 Jam/Minggu)
7 Jam pertama2 Kali Upah/Jam7 jam x 2 x 1/173 x upah sebulan
Jam Ke 83 Kali Upah/jam1 jam x 3 x 1/173 xupah sebulan
Jam Ke-9 s/d Jam ke-104 Kali Upah/Jam1 jam X 4 x 1/173 x upah sebulan
Hari Libur Resmi Jatuh Pada Hari Kerja Terpendek misal Jum’at
5 Jam pertama2 X Upah/jam5 jam x 2 x 1/173 x upah sebulan
Jam ke-63 X Upah/jam1 jam x 3 x 1/173 xupah sebulan
Jam Ke-7 & 84 X Upah/jam1 jam X 4 x 1/173 x upah sebulan
5 Hari Kerja per minggu (40 Jam/Minggu)
8 Jam pertama2 Kali Upah/Jam8 jam x 2 x 1/173 x upah sebulan
Jam ke-93 Kali Upah/jam1 jam x 3 x 1/173 xupah sebulan
Jam ke-10 s/d Jam ke-114 Kali Upah/Jam1 jam X 4 x 1/173 x upah sebulan

Andi biasa bekerja selama 8 jam kerja/hari atau 40 jam/minggu. Hari Sabtu dan Minggu adalah hari istirahat Andi. Akan tetapi perusahaan Andi memintanya untuk masuk di hari Sabtu selama 6 jam kerja. Gaji Andi sebesar Rp. 2.800.000/bulan yang terdiri dari gaji pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. Lalu, berapa uang lembur yang patut didapat Andi yang bekerja selama 6 jam di hari liburnya?Contoh :

Andi melakukan kerja lembur di hari liburnya total 6 jam. Take home pay Andi berupa Gaji pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap berarti Upah sebulan = 75% upah sebulan = 75% x Rp. 2.800.000 = Rp. 2.100.000.

Apabila waktu kerja lembur jatuh pada hari libur/istirahat, upah lembur dihitung 2 kali upah/jam untuk 8 jam pertama kerja.

Sesuai dengan rumus maka Upah Lembur Andi :

6 jam kerja x 2 x 1/173 x Rp. 2.100.000 = Rp. 145. 665

Jika perusahaan tidak membayar lembur karyawannya, maka akan dikenakan sanksi seperti yang diatur dalam Pasal 78 Ayat 2 dan Pasal 85 Ayat 3 Undang-Undang Tenaga Kerja No. 13/2003, maka akan dikenakan sanksi pidana kurungan paling singkat 1 bulan, paling lama 12 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp. 10.000.000 dan paling banyak Rp. 100.000.000. Tentang sanksi ini, tercantum dalam ketentuan Undang-Undang Ketenagakerjaan pasal 187 Ayat 1.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai Perhitungan Lembur Depnaker 2017. Daripada memusingkan untuk menghitung lembur secara manual, Anda dapat menggunakan Sistem yang dapat menghitung lembur secara otomatis. Hubungi kami untuk informasi.

Kami adalah konsultan penjualan resmi Software Payroll/HRIS Indonesia. Kami melayani pelanggan untuk seluruh Indonesia mulai dari Aceh, Batam, Padang, Jambi, Medan, Bengkulu, Palembang, Bangka Belitung, Riau, Jakarta Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Lombok, Manado, Makassar sampai dengan Papua. Dapatkan info lebih lanjut dari kami dengan menghubungi email collinsusanto@gmail.com atau telp 0819 9530 2077 dengan Tim kami yang siap membantu Anda. Kami dapat mempresentasikan dan memberikan solusi untuk Perhitungan Lembur Depnaker 2017 untuk perusahaan Anda.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *